Plastic Beauty (2026) mengikuti Fumi Numata, seorang ahli bedah berbakat yang terpaksa meninggalkan rumah sakit setelah melakukan operasi darurat dan kemudian masuk ke dunia bedah kosmetik. Di sana, ia berhadapan dengan Rin Tohyama, dokter kecantikan selebritas yang percaya bahwa mengubah penampilan dapat menyembuhkan luka seseorang. Perbedaan pandangan keduanya membawa Fumi semakin dalam ke sisi gelap industri kecantikan, tempat ambisi, uang, rasa tidak percaya diri, dan obsesi terhadap penampilan saling bertabrakan, sekaligus memaksanya mempertanyakan arti sebenarnya dari kecantikan dan tujuan seorang dokter.




















