The Doll (Lalka) (2026) mengikuti Stanisław Wokulski, seorang pedagang sukses yang kembali ke Polandia setelah memperoleh kekayaan besar dari perang dan menjadi terobsesi pada Izabela Łęcka, perempuan aristokrat yang mandiri dan berasal dari kelas sosial jauh di atasnya. Demi memenangkan hati Izabela dan masuk ke lingkungan bangsawan, Wokulski mempertaruhkan bisnis, reputasi, dan hidupnya sendiri, sementara Izabela berusaha mempertahankan kebebasan serta ambisinya di tengah tekanan masyarakat. Hubungan mereka berkembang menjadi kisah tentang cinta tak berbalas, obsesi, kesenjangan kelas, dan benturan antara kekayaan baru dengan tradisi aristokrasi Polandia abad ke-19.




















